​Semarak Gawe Khitanan di Lembah Jelateng: Deretan Pedagang Kecil Ketiban Rezeki hingga Khidmatnya Doa Bersama

IMG-20260920-WA0032

​Semarak Gawe Khitanan di Lembah Jelateng: Deretan Pedagang Kecil Ketiban Rezeki hingga Khidmatnya Doa Bersama

​LOMBOK UTARA Lembah Jelateng, tribun-tv.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Dusun Lembah Jelateng, Kabupaten Lombok Utara, saat salah satu warga menggelar tradisi gawe khitanan (syukuran sunatan) anak. Sejak matahari mulai memancarkan sinarnya di ufuk timur, halaman rumah tuan rumah penyelenggara acara sudah dipadati oleh deretan pedagang keliling yang siap menjajakan dagangannya.

​Sebelum para tamu undangan resmi berdatangan, antusiasme warga dan anak-anak sekitar sudah terlihat jelas. Mereka memenuhi area halaman untuk berburu aneka jajanan dan mainan. Lapak pedagang kue crepes menjadi salah satu yang paling awal diserbu anak-anak. Makanan bertekstur renyah ini menjadi idola baru bagi anak-anak di dusun setempat. Tak kalah ramai, lapak pedagang pentol, es krim, hingga pedagang mainan turut dipadati pembeli.

​Momen hajatan warga ini memberikan dampak positif secara langsung terhadap perputaran ekonomi para pedagang kecil setempat. Salman, salah satu pedagang mainan yang barang dagangannya laris manis diborong pembeli, menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya atas terselenggaranya acara tersebut.

​”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya acara khitanan seperti ini. Selain menyambung tali silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga membawa berkah rezeki bagi kami para pedagang kecil yang berjualan di sekitar lokasi,” ujar Salman saat diwawancarai di lokasi acara.

​Seiring berjalannya waktu, para tamu undangan mulai berdatangan dan menempati tempat duduk yang telah disediakan oleh pihak tuan rumah. Acara puncak prosesi khitanan berjalan dengan penuh khidmat. Lantunan salawat mengema syahdu yang dipimpin langsung oleh Kiyai Penghulu Dusun Lembah Jelateng, dilanjutkan dengan pembacaan zikir dan doa bersama untuk keselamatan serta keberkahan anak-anak yang dikhitan.

​Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh warga dan tamu undangan menikmati hidangan makan bersama. Tradisi makan bersama khas Dusun Lembah Jelateng ini tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga mempererat rasa gotong royong dan kebersamaan antarwarga yang terus dilestarikan hingga saat ini.

(​Muh Jaelani)