Oplus_131072

Oplus_131072

WARGA KERTAK HANYAR KELUHKAN PEMADAMAN LISTRIK BERULANG, PLN DIMINTA BERIKAN PENJELASAN

tribun-tv.com
KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN – 30.09.2026 Warga di kawasan Jalan A. Yani Km 10, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengeluhkan pemadaman listrik yang disebut kerap terjadi. Dalam kondisi tertentu, pemadaman bahkan dirasakan hingga dua kali dalam sehari sehingga mengganggu aktivitas rumah tangga maupun kegiatan usaha masyarakat.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai keandalan pasokan listrik dan upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Listrik telah menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari penerangan, penyimpanan bahan makanan, penggunaan perangkat elektronik, hingga menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemadaman yang terjadi berulang kali, terlebih apabila tanpa pemberitahuan atau penjelasan yang memadai, dapat menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitasnya. Masyarakat juga mengkhawatirkan kemungkinan kerusakan perangkat elektronik rumah tangga, seperti televisi, kulkas, komputer, serta peralatan elektronik lainnya, terutama apabila terjadi gangguan tegangan saat listrik padam maupun kembali menyala.

Salah seorang warga bernama Baini, yang ditemui awak media ketika terjadi pemadaman listrik di wilayah Kecamatan Kertak Hanyar, menyampaikan keluhannya mengenai kondisi tersebut.

Menurut Baini, masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih maksimal dalam menangani berbagai persoalan pelayanan dasar yang masih dirasakan warga.

“Pemadaman listrik yang berulang tentu sangat dirasakan masyarakat. Kami berharap ada perhatian dan langkah nyata untuk mengatasi kendala yang terjadi, sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman,” ungkap Baini kepada awak media.

Masyarakat Berharap Ada Evaluasi Pelayanan

Keluhan tersebut menjadi pengingat bahwa keandalan pasokan listrik merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Ketika pemadaman berlangsung berulang kali, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga dapat memengaruhi pelaku usaha kecil, pedagang, pekerja, serta masyarakat yang bergantung pada peralatan listrik untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat di berbagai negara, masyarakat Indonesia tentu berharap peningkatan pembangunan dan kemajuan teknologi juga diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk penyediaan tenaga listrik yang andal.

Kritik dan harapan masyarakat tersebut hendaknya menjadi bahan evaluasi bagi pihak-pihak terkait agar persoalan yang dirasakan warga dapat ditangani secara terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Warga juga berharap PT PLN (Persero) dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab pemadaman yang kerap dirasakan di kawasan Jalan A. Yani Km 10 dan sekitarnya, termasuk langkah penanganan yang dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terulangnya gangguan serupa.

Beban Kehidupan Masyarakat Kian Kompleks

Baini turut menyoroti berbagai persoalan lain yang menurutnya semakin menambah beban kehidupan masyarakat. Ia menyinggung biaya kebutuhan sehari-hari, beban pengeluaran rumah tangga, persoalan pelayanan air bersih di wilayah Banjarmasin, hingga dampak kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut membuat masyarakat berharap adanya perhatian yang lebih serius dari pemerintah dan instansi terkait, terutama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami berharap persoalan yang dihadapi masyarakat bisa mendapat perhatian. Kebutuhan hidup semakin banyak, sementara masyarakat juga membutuhkan pelayanan listrik dan air bersih yang baik. Kalau berbagai persoalan ini terjadi bersamaan, tentu beban masyarakat semakin terasa,” tuturnya.

Meski demikian, setiap persoalan tersebut memerlukan penanganan sesuai kewenangan instansi masing-masing. Evaluasi pelayanan, keterbukaan informasi, serta komunikasi yang baik antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat dinilai penting agar keluhan warga dapat ditindaklanjuti secara tepat.

PLN Diharapkan Menindaklanjuti Keluhan Warga

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap PLN melakukan evaluasi terhadap gangguan pasokan listrik di kawasan Jalan A. Yani Km 10 dan Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Warga juga mengharapkan adanya informasi yang jelas mengenai penyebab pemadaman, perkiraan waktu pemulihan apabila terjadi gangguan, serta pemberitahuan sebelumnya apabila pemadaman dilakukan untuk kepentingan pemeliharaan jaringan.

Selain itu, pemeriksaan terhadap jaringan distribusi dan peralatan pendukung di wilayah terdampak diharapkan dapat dilakukan sesuai kebutuhan teknis, sehingga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan dapat terus ditingkatkan.

Sebagai penyedia layanan kelistrikan, PLN diharapkan memberikan pelayanan yang responsif terhadap laporan pelanggan serta menyediakan saluran pengaduan yang mudah diakses masyarakat.

Hingga berita ini disusun, penyebab spesifik pemadaman listrik yang dikeluhkan warga di kawasan tersebut belum dapat dipastikan. Redaksi tribun-tv.com comppl Indonesia belum memperoleh keterangan resmi dari pihak PLN setempat mengenai frekuensi pemadaman, penyebab gangguan, maupun langkah penanganan yang telah dilakukan.

Redaksi membuka ruang bagi pihak PLN untuk menyampaikan klarifikasi, penjelasan teknis, serta informasi mengenai langkah perbaikan yang dilakukan. Keterangan tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.

Masyarakat pada dasarnya tidak hanya membutuhkan pasokan listrik, tetapi juga kepastian pelayanan, keterbukaan informasi, dan respons yang baik ketika terjadi gangguan. Harapannya, keluhan warga Kertak Hanyar dapat menjadi perhatian bersama demi peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan dan kenyamanan masyarakat.

tribun-tv.com