IKBD Maluk Tampilkan Tari Muna ro Mbedi, Rawat Warisan Seni Tradisional di Tengah Generasi Muda*

IMG-20260830-WA0000

*IKBD Maluk Tampilkan Tari Muna ro Mbedi, Rawat Warisan Seni Tradisional di Tengah Generasi Muda*

MALUK, SUMBAWA BARAT —  tribun-tv.com Malam pentas seni tradisional di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, berlangsung semarak dengan hadirnya penampilan Ikatan Keluarga Bima dan Dompu (IKBD) Maluk yang membawakan Tari Muna ro Mbedi.

Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat. Dengan balutan busana tradisional dan gerakan tari yang sarat makna budaya, para penampil membawa pesan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Tari Muna ro Mbedi merupakan salah satu kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Bima dan Dompu. Melalui pentas tersebut, IKBD Maluk tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Kegiatan kesenian IKBD Maluk tersebut berada di bawah asuhan Ibu Junari, S.Pd., yang sekaligus berperan sebagai koordinator bidang kesenian IKBD. Peran pembinaan tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan seni sekaligus mendorong generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya leluhur.

“Pentas seni seperti ini bukan hanya tentang pertunjukan, tetapi bagaimana kita menjaga identitas budaya dan memperkenalkannya kepada generasi berikutnya,” menjadi semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran IKBD Maluk dalam pentas seni tradisional juga menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Seni menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan komunitas budaya seperti IKBD Maluk menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi kesenian tradisional.

Melalui panggung-panggung budaya, generasi muda diberikan ruang untuk tampil, belajar, sekaligus meneruskan warisan seni yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Penampilan Tari Muna ro Mbedi pada malam pentas seni tersebut akhirnya bukan sekadar pertunjukan. Lebih dari itu, ia menjadi pesan budaya dari Maluk bahwa tradisi akan tetap hidup selama ada generasi yang mau mengenal, mencintai, dan melestarikannya.