KEBAKARAN DI DESA SUNGAI JARANIH HST, 12 BANGUNAN TERDAMPAK

IMG-20260915-WA0045

KEBAKARAN DI DESA SUNGAI JARANIH HST, 12 BANGUNAN TERDAMPAK

HULU SUNGAI TENGAH, KALIMANTAN SELATAN – tribun-tv.com Musibah kebakaran terjadi di Desa Sungai Jaranih RT 005/RW 003, Kecamatan Labuhan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), pada Kamis malam, 10 September 2026, sekitar pukul 18.50 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.

Berdasarkan laporan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten HST, terdapat 12 bangunan milik warga yang terdampak dalam kejadian tersebut. Sebagian besar bangunan merupakan rumah berbahan kayu. Dari pendataan sementara, sembilan bangunan mengalami kerusakan hingga 100 persen, sementara tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian dengan persentase 30 persen, 20 persen, dan 15 persen.

Adapun warga yang terdampak antara lain Nursehan, 1 KK/1 jiwa yang merupakan lansia, dengan bangunan kayu mengalami kerusakan 100 persen. Kemudian Surbin, 1 KK/2 jiwa, bangunan kayu 100 persen; H. Anwar, 1 KK/3 jiwa, bangunan kayu 100 persen; serta satu bangunan milik H. Anwar yang digunakan sebagai gudang juga mengalami kerusakan 100 persen.

Selanjutnya, Sufiani, 2 KK/4 jiwa, bangunan kayu 100 persen; Jumri, 1 KK/3 jiwa, bangunan kayu 100 persen; M. Ilmi, 1 KK/2 jiwa, bangunan kayu 100 persen; Lamsiah, 2 KK/5 jiwa, bangunan kayu 100 persen; dan Nursihan, 1 KK/2 jiwa, bangunan kayu 100 persen. Sementara Arbain, 1 KK/4 jiwa, mengalami kerusakan bangunan sekitar 30 persen.

Dua bangunan lainnya masing-masing milik Muhammad Razikin, 1 KK/1 jiwa, dengan bangunan kayu mengalami kerusakan sekitar 20 persen, serta Mahyudin, 1 KK/4 jiwa, dengan bangunan permanen mengalami kerusakan sekitar 15 persen. Dengan demikian, pendataan TAGANA mencatat adanya warga dan keluarga yang harus menghadapi dampak langsung dari musibah tersebut.

Dalam penanganan kejadian, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya TAGANA HST, BPBD dan DAMKAR HST, Balakar 654 Murakata Barabai, Polsek Labuhan Amas Selatan (LAS), Pemerintah Desa Sungai Jaranih, pihak Kecamatan Labuhan Amas Selatan, Koramil, PLN, serta masyarakat sekitar. Penanganan yang dilakukan antara lain pendataan terhadap bangunan dan warga yang terdampak. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban luka atau cedera dalam peristiwa tersebut.

Pasca kejadian, kepedulian terhadap warga terdampak juga datang dari berbagai pihak. Muhammad Maulidin, S.M., Anggota Komisi III sekaligus Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Hulu Sungai Tengah, memberikan bantuan pribadi berupa sembako kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah mengalami musibah.

Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Sementara itu, hasil pendataan TAGANA menunjukkan bahwa dokumen administrasi kependudukan warga terdampak dilaporkan habis. Pemerintah desa bersama unsur terkait diharapkan dapat terus melakukan pendampingan dan membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak selama proses pemulihan pascakebakaran. Dalam kegiatan pendataan dan penanganan, TAGANA HST menurunkan petugas, di antaranya Zainal Arifin B., Zainal Arifin M., Rizki Rizani, Ainun Sadiah, Jamilah, Sanainah, Rasulin, Devi, Nor Halimah, M. Rizki, Adam Malik, Agus Saputera, Syahriansyah, Syahroni, Muhammad Nor Maulana, dan Nazillah.

 

Red