​Kemeriahan Nyongkolan Devi Sopiana di Mumbul Sari Berlangsung Aman, Bhabinkamtibmas Tuai Apresiasi Warga

IMG-20260919-WA0059

​Kemeriahan Nyongkolan Devi Sopiana di Mumbul Sari Berlangsung Aman, Bhabinkamtibmas Tuai Apresiasi Warga

​MUMBUL SARI, tribun-tv.com – Suasana penuh kemeriahan dan kehangatan tradisi menyelimuti kawasan Jalan Raya Mumbul Sari, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Sabtu (19/09/2026). Ribuan warga masyarakat dari Dusun Lokok Reban dan sekitarnya antusias membanjiri jalan raya untuk menyaksikan serta mengiringi prosesi adat Nyongkolan pernikahan Devi Sopiana.

​Kemeriahan pesta adat khas suku Sasak ini berlangsung sangat semarak dengan iringan musik jalanan dari grup Ananda Musik. Gemuruh irama musik dan rombongan pengantin yang melintas sukses menyedot perhatian serta menghibur warga yang memadati sepanjang bahu jalan.

​Mengingat kegiatan ini berlangsung di Jalur Provinsi Tanjung – Mumbul Sari – Bayan yang dikenal padat lalu lalang kendaraan lintas wilayah, potensi kemacetan lalu lintas sempat menjadi perhatian. Kendati demikian, seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan sangat tertib, aman, dan lancar dari awal hingga selesai.

​Kelancaran arus lalu lintas tersebut tidak lepas dari peran aktif dan kesigapan Anggota Bhabinkamtibmas Desa Mumbul Sari, Bapak I Nengah Maning Adnyana. Dengan dedikasi tinggi, beliau berdiri sigap di jalan raya untuk melakukan pengawalan serta pengaturan arus kendaraan secara intensif hingga acara berakhir.

​Pengamanan yang ekstra padat dan responsif dari Bhabinkamtibmas tersebut memastikan para pengguna jalan umum tetap dapat melintas dengan aman tanpa mengganggu jalannya rombongan tradisi budaya masyarakat.

​Atas dedikasi dan kerja keras tersebut, warga masyarakat Dusun Lokok Reban bersama panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak I Nengah Maning Adnyana. Kehadiran dan kesigapan petugas kepolisian di lapangan benar-benar memberikan rasa aman, nyaman, dan ketenangan bagi seluruh masyarakat.

(Muh Jaelani)