SABDANOM Sambangi Kadis & Kabid Bina Marga PUPR KLU, Perjuangkan 3 Program Krusial: Jalan Sebaro, Jalan Baru Jangkar & Penataan Dusun Labang Kara*

*SABDANOM Sambangi Kadis & Kabid Bina Marga PUPR KLU, Perjuangkan 3 Program Krusial: Jalan Sebaro, Jalan Baru Jangkar & Penataan Dusun Labang Kara*

*LOMBOK UTARA, TRIBUN TV-Senin, 5 Oktober 2026 Sore* – Setelah pagi tadi memperjuangkan TPU di BKD, SABDANOM selaku INVESTIGASI MEDIA KOMUNIKASI & JARINGAN LEMBAGA INVESTIGASI BAPAN, kembali bergerak cepat.

 

Sore ini, Senin (5/10/2026), Sabdanom mengunjungi ruang kerja Kabid Bina Marga dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Utara (KLU).

 

Kedatangan Sabdanom disambut dengan baik, transparan dan humanis oleh Kabid Bina Marga dan Kepala Dinas PUPR KLU.

 

Dalam pertemuan tersebut, Sabdanom berkoordinasi terkait 3 hal krusial pembangunan di KLU:

 

*1. Penyelesaian Jalan Sebaro*

*2. Pembukaan Jalan Baru Menuju Dusun Jangkar*

*3. Penataan Lingkungan Dusun Labang Kara, Desa Sukadana*

 

Sabdanom berkali-kali saling mengingatkan bagaimana langkah terbaik dalam menyelesaikan program ini supaya pembangunan itu menjadi pembangunan yang berkeadilan.

 

“Tentu kita harus menuntaskan hal-hal yang sangat krusial seperti ini,” ucap Sabdanom kepada Media usai pertemuan di Kantor PUPR KLU.

 

*Khusus Dusun Jangkar, Sangat Berpotensi!*

 

Saat berbicara soal Dusun Jangkar, Sabdanom menegaskan dusun tersebut memiliki potensi hasil bumi yang sangat luar biasa.

 

“Kalau berbicara dengan Jangkar, dusun itu sangat berpotensi. Mulai dari hasil buminya seperti kakao, kopi, kelapa, pisang, durian, hingga panili,” jelas Sabdanom.

 

Menurutnya, untuk menyetarakan harga dan nilai jual hasil petani, khususnya masyarakat Jangkar, harus dilakukan hilirisasi di KLU.

 

“Untuk menyetarakan harga nilai jual barang petani khususnya masyarakat kita di Jangkar, tentu kita harus lakukan hilirisasi di KLU ini,” tegas Sabdanom.

 

Dengan dibukanya jalan baru menuju Jangkar dan penyelesaian akses Jalan Sebaro, serta penataan Dusun Labang Kara, diharapkan ekonomi petani meningkat dan pembangunan di KLU benar-benar berkeadilan.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak PUPR KLU menyatakan siap berkolaborasi menindaklanjuti 3 program prioritas tersebut.

 

*Red post*